Text
Nonpri di Mata Pribumi Pemikiran: Bung Karno, Bung Hatta, Pak Harto, Abdurrahman Wahid, Ali Moertopo, Assaat, Ayub Sani Ibrahim, Basuki Rachmat, R.H.S. Bratanata, Burhan Magenda, Djafar H. Assegaff, Dorodjatun Kuntjoro-Jakti, Emil Salim, Fahmi Idris, Goenawan Mohamad, Hamid Algadri, Hamka, Hasyim Ning, Jakob Oetama, Jusuf Wibisono, Koentjaraningrat, Leila Ch. Budiman, Mahbub Djunaidi, Masmimar Mangiang, Mochtar Lubis, L.B. Moerdani, A.H. Nasution, Nurcholish Madjid, Radius Prawiro, Ridwan Saidi, Roeslan Abdulgani, Rosihan Anwar, Rudini, Sarlito W. Sarwono, Sayidiman Suryohadiprojo, Sayuti Melik, T.B Simatupang, Siswono Yudohusodo, Sitor Situmorang, Soebagijo I.N, Soemantri Brodjonegoro, Soemitro, Sri-Edi Swasono, Syamsurizal, St. Takdir Alisyahbana, Umar Kayam, Winarno Zain, Yahya A. Muhaimin
Buku "Nonpri di mata Pribumi" adalah kompilasi pandangan sekitar 50 tokoh pribumi tentang etnik Cina nonpri dalam masyarakat Indonesia dan dunia bisnisnya. Mencakup karya-tulis dan pandangan sejak tahun 1945 hingga kini, yang seyogyanya diketahui sebanyak mungkin orang Indonesia termasuk yang nonpri.
| B008573 | 305.895 105 98 Jun n | Perpustakaan Hukum Daniel S. Lev | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain